Sunday, January 10, 2016
Ranieri Tak Komplain Soal Penalti, tapi Nilai Leicester Layak Menang
Leicester City gagal menang karena penalti di menit-menit akhir. Sang manajer, Claudio Ranieri, tak mengeluhkan hal tersebut tapi menilai timnya layak memetik kemenangan.
Leicester bermain imbang 2-2 kala bertandang ke White Hart Lane, Minggu (10/1/2016) malam WIB di laga babak ketiga Piala FA. Mereka sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol Christian Eriksen, tapi lantas berbalik unggul melalui Marcin Wasilewski dan Shinji Okazaki.
Saat kemenangan sudah di depan mata, Leicester dihukum penalti karena hand ball Nathan Dyer. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor untuk Spurs sukses menjalankan tugasnya untuk memaksakan hasil imbang dan digelarnya partai ulangan.
Ranieri sendiri enggan terlalu fokus pada pembicaraan soal penalti. Tapi baginya Leicester layak pulang dengan kemenangan.
"Saya tidak melihat penaltinya, ada dua pemain di hadapan saya. Tapi yang lebih penting adalah wasit sudah memberikan penalti, jadi ya penalti," katanya dikutip soccerway.
"Saya pikir kami layak menang. Saya sangat senang dengan performa kami. Kami punya delapan pemain yang tidak bermain untuk beberapa lama, tapi sekarang mereka bermain dan layak mendapatkan hasil positif. Dan skor 2-2 itu adalah hasil positif."
"Prioritas tetaplah di Premier League, tapi kami ingin melaju di Piala FA. Saya senang kami punya kesempatan lain," demikian manajer asal Italia ini.
Di Premier League, Leicester saat ini ada di posisi dua klasemen dengan nilai 40 dari 20 pekan. Mereka tertinggal cuma dua angka dari Arsenal di posisi teratas.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment