Saturday, January 16, 2016

Ranieri: Leicester Kehilangan Dua Poin, Ada Handball di Gol Villa


 Ranieri: Leicester Kehilangan Dua Poin, Ada Handball di Gol Villa

Manajer Leicester City Claudio Ranieri mengungkap rasa kecewa menyusul hasil seri 1-1 lawan Aston Villa. Ia menyebut gol Villa bernuansa pelanggaran.

Dalam lawatannya ke Villa Park, Minggu (17/1/2016) dinihari WIB, Leicester memimpin lebih dulu melalui gol dari Shinji Okazaki di menit ke-28. Riyad Mahrez lalu membuang peluang menambah keunggulan lewat titik putih.

Setelah turun minum Villa terus berjuang keras. Hasilnya di menit ke-75 pemain pengganti Rudy Gestede mencetak gol balasan, walaupun prosesnya dinilai berbau handball.

"Malam ini kami kehilangan dua poin," ujar Ranieri di laman web situs resmi Leicester.

"Kami memulai dengan baik, kami membuat sebuah gol, tapi setelah kami gagal memaksimalkan penalti para pemain Aston Villa mendapat semangat baru. Jika saja kami membuat gol kedua, kami akan menyudahi perlawanan mereka."

"Di babak kedua kami memprediksi mereka mengirim bola-bola panjang. Itu adalah sebuah duel sengit, tapi kami amat tenang. Mereka mencetak gol dengan sebuah handball dan wasit tidak melihatnya jadi kami tak beruntung. Satu poin dari derby. Itu tak buruk, tapi kami tetap kecewa," tuturnya.

Hasil itu membawa Leicester memuncaki klasemen sementara Premier League dengan 44 poin dari 22 laga, unggul satu angka dari Manchester City di posisi dua. The Foxes berisiko digeser Arsenal yang punya 43 poin dan baru akan menghadapi Stoke City pada Minggu (17/1) malam WIB.

"Malam ini kami sedih, tapi saya katakan ke para pemain bahwa kalau kami tampil bagus hasilnya tidaklah penting buat saya. Penampilan malam ini bagus. Kami tampil baik di babak pertama," sebut Ranieri.

"Babak kedua sengit sekali. Kami kebobolan sebuah gol karena wasit tidak melihat handball. Tapi tidak apa-apa, hal semacam itu dapat terjadi," katanya.

No comments:

Post a Comment