Wednesday, January 20, 2016
Ada Apa Denganmu, Benteke?
Christian Benteke masih belum dapat memenuhi ekspektasi fans Liverpool sebagai andalan klub untuk medulang gol. Terakhir, penampilannya saat melawan Exeter City dikritik habis-habisan.
Dibeli dari Aston Villa dengan banderol 32,5 juta poundsterling, penampilan Benteke ketika musim memasuki paruh kedua tidaklah memuaskan. Benteke baru bikin tujuh gol dari 25 penampilan di seluruh kompetisi.
Tak cuma kurang produktif, Benteke dianggap juga tidak nge-blend dengan pola permainan Liverpool khususnya di era Juergen Klopp. Banyak yang menilai Benteke tidak cocok dengan gaya main Klopp dan lebih baik dicadangkan daripada merugikan tim.
Tekanan untuk Benteke bakal makin kencang menyusul performa buruknya saat Liverpool hadapi Exeter di laga replay babak ketiga Piala FA, Kamis (21/1/2016) dinihari WIB.
Bermain selama 90 menit, Benteke jadi pemain dengan jumlah shots terbanyak yakni 8 attempts, sepertiga dari total attempts Liverpool yang mencapai 26 di laga itu. Tapi dari delapan itu, hanya tiga yang on target.
Selebihnya, Benteke lebih banyak buang-buang peluang termasuk di menit akhir pertandingan ketika dalam posisi satu lawan satu, tembakannya malah melenceng dari sasaran.
Bahkan kontribusi Benteke atas lahirnya dua gol Liverpool, yakni key passes pada gol Joe Allen dan assist untuk gol Joao Teixeira, sama sekali tidak dianggap.
Ini makin menenggelamkan pemain asal Belgia itu yang mulai dirasa lebih pantas ada di bangku cadangan dan memberi tempat untuk Roberto Firmino atau striker yang baru yang bakal dibeli Liverpool.
"Saya melihatnya usai pertandingan dan dia dalam kondisi yang bagus," ujar Klopp membela performa Benteke.
"Ini bukan laga yang menyenangkan untuk seorang striker, semua pemain bertahan bahkan sampai melompat di hadapannya," sambungnya seperti dikutip Soccerway.
"Wasit pun tidak membantu. Ada banyak situasi, khususnya di awal pertandingan, ketika dia dilanggar. Saya tidak bisa melihatnya - mungkin itu pelanggaran yang biasa-biasa saja."
"Dia (Benteke) bekerja keras selama 92 menit, dan itu sangat penting untuk saya."
"Itu tentu bagus untuk dia dan kami, jika dia bisa mencetak gol malam ini, tapi ternyata tidak. Tapi dia juga punya andil dalam terciptanya ruang di sekitar dan di dalam kotak penalti."
"Striker tidak akan puas jika tidak mencetak gol. Itu wajar, tapi dia baik-baik saja," tutupnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment